Survivor Kanker Paru-paru Stadium 4b

Hampir dua bulan saya dirawat dokter, perawat, dan orang-orang sangat heran melihat perkembangan kesehatan saya. Saya memantau perkembangan kanker melalui cek darah di mulaboratorium Prodia. Pada bulan Juni saya cek darah dan hasil nya CEA saya sudah normal namun SCC saya masih 23,4 dari maximal 1,5.

Survivor Kanker Paru-paru Stadium 4b
Bapak R. Nugroho Prapto Wibowo, SE. Dokumen PT Daun Teratai

Saya sangat sadar bahwa saat ini saya sedang diuji dengan pertarungan antara hidup dan mati. Kanker ganas yang memiliki perkembangan sekian ratus kali lipat lebih cepat dari kanker umumnya dan melihat kondisi hari demi hari yang saya rasakan maka saya memperkirakan umur saya tidak akan lebih dari beberapa bulan di depan. Saat itu yang saya perlukan adalah keajaiban dari Allah,saya serahkan hidup mati saya kepada Allah, saya pasrah, ikhlas. Saya meminta tolong kakakku untuk mencarikan herbal yang saya perlukan. Daun sirsak, sarang semut, daun kreo segera disiapkan kakakku.

Saya di Rumah Sakit terus di pantau oleh team dokter dan untuk pengobatan saya gunakan kombinasi medis dan herbal. Saya minta saudara-saudara saya untuk datang ke Yogya untuk bertemu saya. Kondisi saya terus semakin menurun, badan saya terasa panas / gerah, nafas semakin sesak, cairan masih terus keluar. Obat herbal yang biasanya sangat bagus dalam mengatasi kanker kali ini rasanya seperti tidak berpengaruh di badan saya.

Kanker saya ternyata memang lebih kuat dari yang saya duga. Hingga datang teman SMA saya, dia menyarankan satu obat herbal pabrikan bernama Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao produksi P.J Daun Teratai yang di Yogya distributornya hanya satu yaitu seorang Profesor farmasi. Hingga satu minggu saran teman saya ini saya abaikan hingga saya berembug dengan kakak saya. Saya minta dibelikan obat yang disarankan teman saya itu.

Setelah obat saya terima saya juga di tegaskan untuk menjadi vegetarian setidaknya selama pengobatan kanker ini. Alhamdullilah, reaksi obat tadi cepat sekali. Hari ketiga saya minum obat tadi dengan dosis pengobatan yang tepat, saya sudah mulai merasakan lebih sehat, nafas saya sudah mulai lega dan cairan sudah berhenti keluar.

Hampir dua bulan saya dirawat dokter, perawat, dan orang-orang sangat heran melihat perkembangan kesehatan saya. Saya memantau perkembangan kanker melalui cek darah di mulaboratorium Prodia. Pada bulan Juni saya cek darah dan hasil nya CEA saya sudah normal namun SCC saya masih 23,4 dari maximal 1,5. Jadi obat herbal kanker saya yang utama adalah Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao dan pendampingnya adalah daun sirsak, sarang semut, benalu teh, bawang tiwal, daun kreo, mustika dewa, daun sirih merah. Dari pemeriksaan terakhir bulan April 2015, Alhamdullilah kanker saya sudah tidak terdiagnosa lagi.

  • Bpk. R. Nugroho Prapto Wibowo, SE. Motivator Kanker dan Myasthenia Gravis Indonesia
  • Jl. Letjen S. Parman No. 15. Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah
  • Tlp . 0813 5003 7210