Pengobatan Kanker Serviks, Penyebab dan Pencegahannya

Berdasarkan tingkat keganasannya, kanker dibagi menjadi dua, yaitu kanker jinak dan kanker ganas

Pengobatan Kanker Serviks, Penyebab dan Pencegahannya
sumber : https://media-exp1.licdn.com

Berdasarkan tingkat keganasannya, kanker dibagi menjadi dua, yaitu kanker jinak dan kanker ganas. Kanker jinak berbatas tegas, sering bersimpai, dan hanya mendesak jaringan sel normal sel di sekitarnya. Sedangkan kanker ganas tumbuh menyusup, tanpa simpai, dan merusak jaringan sel normal dalam tubuh.

Setiap tahunnya, kasus penderita kanker baru semakin bertambah. Di antaranya kanker serviks mencapai 470.000 kasus baru per tahun. Bagaimanakah cara pengobatan kanker serviks uteri (kanker leher rahim) dan pencegahannya? 

10 Tanda-tanda Kanker Serviks

 Pengetahuan mengenai kanker sudah selayaknya kita ketahui karena angka kematian total akibat tumor ganas mencapai 6,2 juta jiwa dan hampir 12 % dari 56 juta kematian akibat pelbagai sebab di seluruh dunia.

Berdasarkan data statistik, kematian akibat kanker menjadi nomor 6 pada 1992 setelah penyakit infeksi, kecelakaan lalu lintas, penyakit kardiovaskular, penyakit serebrovaskular, diabetes dan penyakit degenerative lainnya. Kematian akibat kanker mengalami peningkatan padahal sebelumnya berada di urutan ke 12 pada 1986. Menurut data laboratorium patologi (1988-1994), kanker serviks berada di urutan pertama dari 10 kanker terbanyak di Indonesia (lihat grafik).

10 Kasus Kanker Paling Banyak di Indonesia

Faktor risiko dan penyebab kanker serviks
  • Hubungan seksual dini (di bawah 17 tahun).
  • Mitra seksual ganda.
  • Infeksi dengan virus papiloma humanus (HPV).
  • Status sosioekonomi rendah.
  • Perokok berat.
  • Gizi buruk.
  • Suami/mitra seks tidak setia/berisiko tinggi.
  • Infeksi HIV.
  • Hasil Pap test sebelumnya abnormal.

Kanker serviks uteri atau kanker leher rahim dapat dicegah, di antaranya dengan langkah-langkah pencegahan berikut:

Pencegahan primer

  1. Penyuluhan untuk menekan perilaku seksual risiko tinggi.
  2. Tindakan untuk mengurangi/menghindari keterpaparan terhadap HPV dan PMS lain.

Pencegahan sekunder

Mengobati kelainan prakanker sebelum berlanjut menjadi kanker serviks (mencakup uji penapisan/ screening test).

Pengobatan Kanker Serviks

Bukan hanya dicegah, kanker serviks uteri pun dapat disembuhkan, terlebih bila penderita kanker berkonsultasi atau memeriksakan dirinya secara dini, selain cara pengobatan yang diterapkan lebih sederhana, biaya pengobatan pun relatif lebih ekonomis dan tingkat kesembuhannya pun (nyaris) sempurna.

Lain halnya bila sobat sehat sudah masuk dalam stadium dini atau lanjut, maka penanganannya pun semakin kompleks (operasi, radioterai, kemoterapi) dan tingkat kesembuhan tidak selalu baik. Oleh karena itu, jangan ragu untuk berkonsultasi agar penyakit yang Anda derita bisa disembuhkan.