Testimoni Sembuh Berkat Obat Kanker Daun Teratai

Karena khasiatnya yang luar biasa, obat kanker herbal Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao sejak medio 1990-an diliput oleh berbagai media cetak nasional

Testimoni Sembuh Berkat Obat Kanker Daun Teratai
Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao

Tidak terasa sudah 34 tahun Obat Kanker Herbal Daun Teratai hadir di Bumi Nusantara, tidak terasa pula obat herbal terstandar ini telah membantu puluhan ribu para penderita penyakit kronis seperti kanker, tumor, hepatitis, miom, kista, dan endometriosis di seluruh penjuru Indonesia, bahkan dari sisi produksi obat herbal kanker bermerek Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao ini telah diproduksi sebanyak jutaan box sampai saat ini.

Pada mulanya ramuan obat kanker yang diambil dari resep tradisional China ini diramu alakadarnya dalam skala rumahan dan gratis. Namun, seiring meningkatnya permintaan penderita yang terus menerus semakin banyak, akhirnya obat herbal ini diproduksi berskala industri dan kian hari semakin besar bahkan, bisa dikatakan PT Daun Teratai termasuk dalam Herbal Medicine Industry.

Tidak sedikit para pengguna obat kanker Daun Teratai yang mengucapkan rasa syukur dan gembira tatkala penyakit kronis yang dideritanya sembuh tanpa kemoterapi, tanpa operasi, dan tidak meninggalkan efek samping sehingga walaupun telah sembuh, mereka tetap mengonsumsinya untuk menjaga imunitas dan vitalitas tubuhnya.

Karena khasiatnya yang luar biasa, obat kanker herbal Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao sejak medio 1990-an diliput oleh berbagai media cetak nasional, seperti majalah Kartini, Femina, dan Narwastu. Berikut ini, beberapa testimoni, kesaksian, kisah nyata dari para penderita penyakit kronis yang telah sembuh berkat Tuhan melalui obat alami kanker Daun Teratai.

Testimoni Pengguna Obat Herbal Kanker Daun Teratai

 

“Juli 2002, saya dinyatakan dokter terkena virus Hepatitis B, nilai SGPT-SGOT sangat tinggi diatas normal sehingga saya harus menjalani pengobatan di bawah pengawasan dokter selama 1 (satu) tahun. Tetapi sama sekalii tidak membuahkan hasil sehingga pengobatan dokter tersebut harus dilanjutkan lagi. Namun, lagi-lagi tidak membuahkan hasil. Dari hasil pemeriksaan virus tersebut tetap ada dan nilainya cukup tinggi.

Akhirnya pengobatan medis saya hentikan dan mencoba beralih ke ramuan tradisional China yang telah teruji secara ilmiah, yaitu obat herbal Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao produksi PT Daun Teratai. Sungguh tidak terduga, setelah beberapa bulan mengonsumsinya, pemeriksaan laboratorium menyatakan bahwa saya telah terbebas dari Hepatitis B, nilai SPGT-SGOT pun normal dan dokter menyatakan saya sudah sembuh total. Kondisi tubuh pun kembali sehat dan fit berkat obat herbal terstandar Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao.”

Dewi Ariani (24 tahun) Jl. Husein Hamzah RT 01 RW 01 Pal V Pontianak HP: 08125744692


“Pertengahan 2004, suara saya berubah menjadi parau dan volume suara mengecil. Tetapi saya anggap bukan hal yang serius, atas anjuran seorang teman saya mengkonsultasikannya dengan seorang dokter THT, namun tidak ditemukan hal yang mencurigakan.

Awal Januari 2005 saya menjalani Endoscopy (LFO) dan hasilnya dicurigai ada permasalaham di pita suara. Ketika saya sedang memberikan sambutan di sebuah acara pertemuan, tiba-tiba suara saya hilang. Saya kembali menjalani pemeriksaan Endoscopy (LFO) dan Biopsi, saya dinyatakan menderita kanker ganas pita suara. Saya disarankan membuang pita suara saya dengan konsekuensi, saya tidak bisa bicara lagi atau menjalani radiasi.

Atas informasi dari saudara saya yang juga seorang dokter tentang obat herbal Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao produksi PT Daun Teratai Bandung yang telah banyak membantu menyembuhkan para penderita Kanker.

Setelah beberapa minggu mengonsumsinya, saya merasakan kondisi tubuh lebih fit dan suara saya berangsur membaik. Meski menjalani radiasi saya tidak merasakan efek samping apa apa. Kondisi saya terus membaik. Enam bulan setelah saya konsumsi, suara saya pulih kembali. Saya kembali bisa berbicara seperti dulu lagi. Walau telah dinyatakan bebas dari kanker ganas, saya tetap mengonsumsi obat herbal ini dengan dosis pencegahan.”

Ir. Hadi Nurhadi (55 tahun) Jl. Kanayakan Baru No.9 Bandung Telepon: 022-2503021 HP: 082115009678


“Mei 2001, dari hasil pemeriksaan melalui foto “Colon in Lope”, saya dinyatakan terserang kanker ganas di usus dan harus segera dioperasi. Pada 7 Juni 2001, saya dioperasi. Namun, hasilnya tidak menyelesaikan masalah kanker tersebut, karena masih ada akar akar sel kanker yang tertinggal dan akar tersebut terus bertumbuh dari hari ke hari sehingga kondisi saya semakin memburuk/parah.

Akhirnya, ditengah keputus asaan, saya mencoba mengonsumsi obat herbal Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao produksi PT Daun Teratai. Perubahan tak diduga terjadi pada tubuh saya, yaitu nafsu makan mulai normal, rasa mual perlahan menghilang, dan berat badan saya mulai naik.

Tiga bulan kemudian (November 2001), dari hasil pemeriksaan CEA Colon (penanda tumor/kanker di usus) diketahui nilainya menurun drastic dari 4,3 ng/ml menjadi 1,5 ng/ml (Normal < 2,5 ng/ml). Bulan Februari 2002, saya cek lagi dan hasilnya menurun lagi menjadi 0,6 ng/ml (sudah jauh di bawah normal). Dokter menyatakan saya telah sembuh total dari kanker usus yang mematikan itu. Saat ini saya telah sehat kembali bahkan, merasa lebih sehat dari semula.”

Agus Hariyono (42 tahun) Perumahan Griyaloka E6/18, Desa Jatikalang, Kec.Krian, Kab.Sidoarjo Jawa Timur. HP: 08123161397


“Ketika buang air kecil banyak gangguan yang saya rasakan, terutama buang air kecil yang tidak tuntas/anyang-anyangan seta rasa panas di sekitar kandung kemih. Akhirnya pada agustus 2005 saya memeriksakan diri ke dokter spesialis urologi dan hasil pemeriksaaan saya dinyatakan menderita Kanker Prostat Ganas dengan PSA 97,76 ng/ml (Normal < 4 ng/ml).

Dokter menyarankan saya untuk operasi pengangkatan prostat. Saya tidak langsung menyanggupi saran dari dokter karena takut dengan efek sampingnya. Di tengah keputusasaan, saya mendapatkan informasi mengenai Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao produksi PT Daun Teratai Bandung. Saya memutuskan untuk mengonsumsi obat herbal tersebut tanpa mengonsumsi obat lain.

Setelah beberapa bulan mengonsumsi, saya melakukan pemeriksaan di laboratorium klinik di Jakarta dan hasilnya menunjukan PSA saya turun menjadi 14,87 ng/ml. Hal ini membuat saya semakin yakin untuk terus mengonsumsi obat herbal ini. Untuk lebih memastikan kondisi kesehatan, saya melakukan pemeriksaan di National Cancer Center di Singapura. Hasilnya diperoleh bahwa kadar PSA saya turun menjadi 0,7 ng/ml dan saya dinyatakan bebas dari kanker prostat tanpa harus operasi. Sebagai wujud rasa syukur, saya ingin membagi pengalaman ini dengan orang-orang yang sependeritaan dengan saya.”

Bangkit Buntoro (77 tahun) Jl. Tebet Barat Dalam IV G No.11 Jakarta Selatan Telepon: 021-8296414 HP: 08128879776


“Nama saya Fitria Wulandari, lahir di kota Palembang 15 Mei 1988. Saya ibu dari dua anak (M. Pradipta Ramazan, 8 th & Abqari Dipa Pranaja, 7 th). Awalnya siklus haid saya mulai tidak teratur yang biasanya tiap bulan lancar dan tidak ada keluhan apapun, sejak november 2019 saya bisa haid sampai dua kali dalam satu bulan. Awalnya tidak ada keluhan atau sakit karena saya pikir gangguan hormon atau faktor stress. Namun, pada Desember dan Januari 2020 masih dua kali dalam sebulan haidnya. Badan saya juga terasa tidak enak dan sering mual.

Pada bulan februari saya baru periksakan kedokter obgyn dan hasilnya ada polip kurang dari 1 cm di sebelah kiri dan saya diberikan obat. Selama minum obat dokter saya merasa masih tetap sama belum ada perubahan dan dokter juga berpesan sama saya jika haid saya masih tetap 2 kali dalam sebulan keluarnya disuruh untuk kontrol. Ternyata pada bulan Februari haid saya belum juga normal dan saya kembali lagi ke dokter itu sama seperti di bulan sebelumnya, diberi resep yang sama.

Karena saya orang tidak bergantung pada satu dokter jadi saya pergi ke salah satu rumah sakit di Palembang untuk membandingkan hasilnya. Bukan berarti saya tidak percaya dengan dokter yang awal memeriksa saya, dari hasil pemeriksaan itu ternyata ada kista jadi semenjak ado polip dan kista menempel di rahim saya, semua aktivitas harian saya sangat terganggu sekali.

Untuk duduk lama pun saya tidak kuat apalagi tertawa terbahak menahan perutnya aja sakit sekali. Jadi, ada salah satu temannya mengenalkan obat herbal Daun Teratai ini dan saya mencoba konsumsi 1 kotak. Setelah saya minum dalam dua hari saya merasa sedikit enak dan bisa duduk lebih lama saya menghubungi no telp yang tertera di kemasan kotak herbal Daun Teratai itu dan konsultasi. Selama 3 bulan saya mengonsumsi obat ini saya tidak meminum obat dari dokter.

Alhamdulilah, pada tanggal 13 juli 2020 saya kontrol lagi ke dokter pertama yang memeriksakan saya dokter bilang rahim saya sudah bersih polip dan kista pun sudah tidak ada. Rasanya sangat bersyukur sekali kepada Allah Swt. yang telah mengizinkan saya sehat kembali dan saya sampai sekarang masih tetap mengonsumsi obat kanker alami daun teratai ini sesuai anjuran.”

Fitria Wulandari (32 tahun) Jl. Talang Keramat Lrg Kemuning No. 8 RT 08 RW 02, Kel.Kenten, Kec.Talang Kelapa Banyuasin - Sumsel HP: 081219463664/0852162777


Demikianlah beberapa testimoni dari beberapa pengonsumsi obat herbal Daun Teratai dan masih banyak lagi testimoni yang tidak bisa satu persatu ditampilkan dalam artikel ini. Mari kita cegah dan obati penyakit kanker, tumor, hepatitis, miom, kista, dan endometriosis. Tidak ada penyakit, melainkan ada obatnya. Selama kita berusaha, Tuhan pasti akan memberikan jalan. Semangat!