Seperti Indonesia, 4 Obat Herbal Tradisional China pun Punya Segudang Khasiat

Obat herbal tradisional China pun masuk ke Indonesia pada tahun 1960-an. Maka dari itu Daun Teratai akan merangkum 5 obat tradisional China sebagai berikut

Seperti Indonesia, 4 Obat Herbal Tradisional  China pun Punya Segudang Khasiat
Ilustrasi Obat Herbal China, Sumber Gambar: Dok. Kompas

China dikenal menggunakan obat-obatan herbal, tanaman tradisional dimanfaatkan. Secara alami dikenal dengan Traditional Chinese Medicine (TCM). Selain terapi akupuntur, ada banyak pengobatan tradisional lain yang dikenal ampuh menyembuhkan berbagai macam penyakit. Dengan begitu, semua hal yang berkaitan dengan pengobatan herbal tradisional China kerap dikategorikan sebagai metode pengobatan kedokteran Timur.

Umumnya pengobatan tradisional berkaitan dengan ketidakseimbangan dalam tubuh manusia. Acuannya adalah keseimbangan teori Yin dan Yang. Yakni teori yang menjelaskan soal sistem meridian tubuh. Bahkan terkadang pengobatan tradisional China juga diimprovisasi dengan metode dunia pengobatan wilayah Barat.

Untuk itu karena manusia terdiri dari mikrosom yang saling berhubungan, pengobatan seperti penyakit darah, diabetes, kanker, migrain, sakit leher, osteoarthiritis (sakit lutut) menurut kepercayaan China kuno dapat disembuhkan dengan melakukan keseimbangan fungsi organ. Maka dari itu untuk menjaga keseimbangan tersebut, diperlukan racikan tanaman herbal khusus guna mempertahankan semua fungsi organ dalam tubuh.



Obat Herbal Tradisional China

Untuk diketahui bahwa pengobatan China kuno ditelaah melalui kitab Mawangsui yang berumur tahun 168 SM. Tak hanya itu sekitar tahun 280 SM, ada seseorang tokoh bernama Shennong mengklarifikasi 360 spesies akar, rumput, kayu, bulu, hewan yang berkhasiat, bahkan tanpa efek samping.

Obat herbal tradisional China pun masuk ke Indonesia pada tahun 1960-an. Maka dari itu Daun Teratai akan merangkum 5 obat tradisional China sebagai berikut:

  1. Akar ginseng (Ren Shen)

Akar gingseng dipercaya mampu mengatasi kelelahan, hepatitis, gejala menopause, disfungsi, ereksi, dan penyakit tekanan darah tinggi. Tak hanya itu, beberapa pakar juga sependapat bahwa ginseng ternyata bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah liver, anti-infeksi, peradangan, hingga ke penyakit jantung.

  1. Dang Gui (Angelica root)

Dang Gui dalam hal ini memiliki khasiat untuk meningkatkan kesuburan, membuat siklus haid menjadi teratur, meningkatkan darah, mengatasi darah rendah, dan jantung.

  1. Huang Qi (Astralagus)

Sejak ribuan tahun yang lalu tanaman Huang Qi alias Astagalus memiliki 2000 ragam spesies. Namun dari 2000 spesies tersebut hanya dua yang kerap dijadikan suplemen untuk tubuh yakni Astragalus mongholicus dan Astragalus membranaceus.

Manfaat tanaman ini ternyata mampu menambah daya tahan imun tubuh, merawat fungsi jantung, menghilangkan alergi, meredakan efek samping dari kemoterapi, hingga bermanfaat untuk mencegah penuaan.

  1. Ginger ( jahe)

Tak hanya di Indonesia, tanaman jahe juga populer di China khususnya di bidang kesehatan. Seperti pada umumnya dunia media China menggunakan jahe untuk mengatasi masalah pencernaan, mengurangi mual, detoksifikasi pada kulit, hingga melindungi Anda dari kanker.



Obat Herbal Terstandar Daun Teratai Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao Super Adaptogenic Herb

Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao Super Adaptogenic Herb

Selain 4 tanaman herbal sebelumnya, China ternyata memiliki produk racikan apik untuk mengatasi berbagai penyakit. Salah satunya adalah produk kapsul Daun Teratai alias Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao. Kapsul ini memiliki khasiat untuk mencegah Kanker, Tumor, Miom, Kista, hingga membantu proses penyembuhan Covid-19.

Alhasil racikan PT. Daun Teratai ini mengandung dua zat penting. Yakni Polisakarida dan Germanium, di mana masing-masing punya khasiat memperbaiki sel yang abnormal dan Germanium dapat meningkatkan sistem metabolisme di dalam tubuh.

Bahkan produk ini sudah teruji tingkat toksisitas di farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM). Lebih dari itu, dua zat penting seperti Polisakarida dan Germanium pun bersifat adaptogen yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh manusia.