Mana yang Lebih Baik, Obat Kimia atau Obat Herbal Tumor ?

Saat ini ada beberapa program atau cara untuk mengobati penyakit ini, seperti operasi, radiasi, dan kemoterapi dibarengi dengan mengonsumsi obat-obatan medis

Mana yang Lebih Baik, Obat Kimia atau Obat Herbal Tumor ?
sumber : https://www.usmagazine.com

Banyak orang yang kebingungan mencari cara terbaik untuk mengobati penyakit kanker. Saat ini ada beberapa program atau cara untuk mengobati penyakit ini, seperti operasi, radiasi, dan kemoterapi dibarengi dengan mengonsumsi obat-obatan medis. Di kalangan masyarakat awam, dikenal istilah obat kimia dan obat herbal.

Obat kimia diidentikkan dengan obat yang diracik melalui proses kimiawi, sedangkan obat herbal umumnya dimaknai dengan obat yang berasal dari alam. Satu hal yang menjadi pertanyaan umum adalah mana yang lebih baik? Apakah menggunakan obat kimia atau obat herbal tumor ? Tidak ada yang benar-benar sempurna melainkan kesempurnaan hanya milik Tuhan semesta alam.

Baik pengobatan dengan cara operasi, radiasi, kemoterapi, penggunaan obat kimia atau obat herbal, masing-masing mempunyai kelebihan dan kelemahan. Sebagai bahan pertimbangan untuk pengobatan, berikut ini perbandingan antara obat kimia dan obat herbal yang perlu Anda ketahui.

Perbandingan Antara Obat Kimia Dan Obat Herbal Tumor

Obat Kimia Tumor

  • Tingkat kemanjuran: bereaksi Cepat, Jangka pendek (Untuk tindakan Kuratif).
  • Cara kerja: langsung pada penyakit sehingga terkadang bisa timbul lagi ketika habis pengobatannya.
  • Efek samping: relatif tinggi.

Obat Herbal Tumor

  • Tingkat kemanjuran: perlahan, tetapi pasti, jangka pendek (pengobatan), jangka panjang (Preventif).
  • Cara kerja: memperbaiki metabolisme tubuh secara keseluruhan.
  • Efek samping: rendah atau relative tidak ada.

Masing-masing jenis obat memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, balik lagi kepada para pengguna apakah akan menggunakan obat-obatan kimia atau obat herbal. Salah satu yang perlu diperhatikan dalam mengonsumsi baik obat kimia atau herbal adalah apakah obat tersebut sudah terdaftar di BPOM RI?

Apakah sudah memiliki surat izin edar? Apakah sudah lolos uji klinis? Hal ini menjadi penting karena kita jangan mengonsumsi obat sembarangan karena bisa berakibat fatal. Bila kita tarik ke sejarah pengobatan, obat herbal bukanlah hal asing bagi masyarakat Indonesia.

Obat-obatan dari alam ini sejak lama telah digunakan oleh nenek moyang kita karena dianggap lebih alami, sehingga kemudian banyak dipilih. Saat ini tren penggunaan obat herbal terbukti meningkat yakni sekitar 45% (7699 responden) berdasarkan hasil riset alodokter. Hal ini menunjukan tingkat trust masyarakat semakin baik terhadap obat-obatan herbal. Pencarian secara daring akan obat herbal pun dari tahun ke tahun semakin meningkat (lihat grafik di bawah).

Grafik Pencarian Daring Masyarakat Terhadap Obat Herbal Dari Tahun ke Tahun

Obati Tumor Tanpa Operasi dan Tanpa Efek Samping

Bagi penderita tumor atau bagi Anda yang ingin mencegah dari penyakit kanker, kista, hepatitis, atau endometriosis bisa mengonsumsi Obat Herbal Terstandar “Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao”. Obat ini sudah terdaftar di Depkes dengan NO. TR. 983 395 431 dan mendapat sertifikat sebagai Obat Herbal Terstandar dari BPOM RI dengan nomor registrasi POM. HT. 133 300 311.

Bukan hanya terdaftar, Obat Kanker Herbal Daun TerataiChang Sheuw Tian Ran Ling Yao” telah teruji secara Invivo di Laboratorium Farmakologi dan Toksikologi UGM Yogyakarta 2002/2003 dan teruji secara Invitro di Laboratorium Kultur Jaringan (Kuljar) di Instalasi Penelitian dan Pengembangan Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta.  Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao bekerja dengan sistem adaptogen yaitu mampu menormalkan fungsi organ, metabolisme,

hormon dan jaringan tubuh tanpa menimbulkan efek samping. Juga meningkatkan vitalitas dan kualitas keempat fungsi tersebut, sehingga terjadi keseimbangan dalam tubuh yang pada akhirnya tubuh akan menjadi sehat dan kuat.

Semoga dengan paparan tentang obat kimia dan obat herbal bermanfaat bagi Anda. Mari cegah dan obati tumor dan penyakit kronis lainnya dengan “Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao”.