Kanker Bukan Berarti Maut Lagi

Pada bulan Desember 2004, disebelah kanan payudara saya terdapat benjolan.

Kanker Bukan Berarti Maut Lagi
Ny. Tati Dokumen PT Daun Teratai

Saya seorang ibu rumah tangga dengan tiga orang anak. Pada bulan Desember 2004, disebelah kanan payudara saya terdapat benjolan, dan dari hasil biopsi, pemeriksaan laboratorium serta diagnosa lainnya saya dinyatakan menderita Kanker Payudara Stadium II A. Dokter menyarankan untuk kemoterapi.Baru 3 kali dikemoterapi (dari 6 kali yang disarankan dokter), saya tidak sanggup lagi karena selain saya mengalami kebotakan juga saya tidak kuat menahan rasa sakit yang sangat luar biasa.

Terlebih yang saya ketahui, kemoterapi tidak bisa menanggulangi kanker sampai tuntas. Kondisi saya pun langsung menurun drastis. Disaat berbaring lemas tak berdaya, seorang temannya memberikan informasi tentang obat herbal Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao produksi PJ. Daun Teratai Bandung dari sebuah tabloid. Besoknya dalam keadaan lemas, saya diantar suami pergi langsung ke pusatnya di Jl. Sadang No 45 (Kopo) Bandung, agar obat yang saya konsumsi benar benar terjamin keasliannya. 

Setelah saya mengkonsumsi, saya merasakan perubahan yang nyata pada tubuh saya. Saya kembali fit seperti sediakala. Saya sangat gembira dengan kondisi tersebut, dan yang lebih menggembirakan hati saya, setelah beberapa bulan mengkonsumsi, saya melakukan check up dan hasil dari pemeriksaan CA 15-3 (penanda kanker payudara) nilainya adalah 9,7 u/ml (Nilai normal <30 u/ml). Saya dinyatakan sembuh total oleh dokter yang terheran heran melihat kondisi saya.

Saya tak henti hentinya memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan YME karena ternyata setelah mengkonsumsi obat herbal terstandar Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao dan doa tiada henti ternyata kanker bukan berarti maut.

 

  • Ny. Tati (39 Tahun)
  • Bandung

Diliput oleh : Majalah Kartini No 2166 25 Mei - 8 Juni 2006