Cara Mengobati Kista Ovarium Tanpa Operasi

Kista merupakan salah satu penyakit yang sering diderita. Namun, banyak yang belum mengetahui tentang gejala dan jenis kista, serta pencegahan yang harus dilakukan.

Cara Mengobati Kista Ovarium Tanpa Operasi
Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao

Kista merupakan salah satu penyakit yang sering diderita. Namun, banyak yang belum mengetahui tentang gejala dan jenis kista, serta pencegahan yang harus dilakukan. Melansir Healthline, kista merupakan benjolan atau kantung di bawah kulit yang berisi cairan, udara, ataupun zat lain. Kista dapat tumbuh hampir di mana saja di bagian tubuh . Bagaimanakah cara mengobati kista ovarium tanpa operasi?

Gejala Kista

Gejala utama kista adalah benjolan yang tumbuh pada bagian tubuh tertentu, yang letaknya tergantung kepada jenis kista yang dialami. Benjolan dapat tumbuh di wajah, leher, dada, punggung, kulit kepala, telapak tangan, dan telapak kaki. Ukuran benjolan sangat bervariasi, dan dapat disertai sejumlah gejala berikut:

  • Keluar darah atau nanah berbau tidak sedap dari benjolan.
  • Kemerahan di kulit sekitar area kista.
  • Infeksi yang memicu nyeri pada kista.
  • Kaku atau kesemutan, terutama pada bagian tubuh yang ditumbuhi kista.
  • Mual dan muntah.
  • Demam.
  • Pusing.

Penyebab Kista

Berikut ini hal-hal yang dapat memicu atau memperparah kista:

  • Kondisi genetik.
  • Tumor.
  • Infeksi.
  • Kelainan pada perkembangan embrio.
  • Cacat pada sel.
  • Kondisi inflamasi kronis.
  • Penyumbatan pada saluran pada tubuh.
  • Parasit.
  • Cedera.
Faktor Risiko Kista
  • Usia.
  • Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS).
  • Endometriosis.
  • Obat Penyubur Kandungan.
  • Kemoterapi dengan Tamoxifen.
Diagnosis Kista

Dokter dapat mendiagnosis kista dengan melakukan pemeriksaan fisik pada benjolan. Namun untuk memastikannya, dokter perlu melakukan pemeriksaan lanjutan, seperti:

  • Uji pencitraan. Dokter dapat menjalankan USG, CT scan, atau MRI, terutama bila benjolan tidak terlihat langsung (misalnya, kista ovarium). Uji pencitraan dilakukan untuk melihat isi benjolan, dan apakah benjolan bersifat kanker.
  • Biopsi. Biopsi adalah pengambilan sampel jaringan kista, untuk diteliti di laboratorium. Biopsi akan membantu dokter menentukan apakah kista bersifat kanker.
Pencegahan Kista
  1. Terapkan Pola Makan Sehat.
  2. Kelola Stres.
  3. Cukup Tidur.
  4. Hindari Alkohol dan Rokok

Pengobatan Kista 

Kista dapat hilang dengan sendirinya tanpa diobati. Pengidap dapat mempercepat proses penyembuhan dengan mengompres kista menggunakan kompres hangat. Jangan mencoba memecahkan kista, karena dapat menyebabkan infeksi. Satu-satunya cara menghilangkan kista dengan permanen adalah lewat operasi. Namun, dokter umumnya tidak akan langsung merekomendasikan untuk menjalani operasi pengangkatan kista. Ia akan menyarankan sobat sehat untuk menjalani perawatan rumahan dulu guna melihat kemungkinan kista dapat hilang dengan sendirinya.

Cara Mengobati Kista Ovarium Tanpa Operasi

1. Mengonsumsi obat . Salah satunya dengan produk Obat Kista Herbal Daun Teratai atau “ Chang Sheuw Tian Ran Ling Yao memiliki sistem adaptogen yang berfungsi menormalisasi metabolisme organ tubuh, memperbaiki kerusakan sel dalam tubuh, meningkatkan imunitas, dan menangkal segala macam penyakit dan luar biasanya tanpa ada efek samping. Obat yang berasal dari ramuan tradisional Tiongkok ini telah ada di Indonesia sejak 1986 dan terdaftar di Depkes RI serta Badan Pengawas Obat dan Manakan RI (HT.983.395.431) ini telah mengobati puluhan ribu orang. Klik link berikut ini untuk melihat testimoninya. 2. Olahraga 3. Mengubah pola makan 4. Terapi panas 5. Pijat dan relaksasi Bila kista tidak hilang, kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Dokter dapat mengobati kista dengan beberapa metode berikut:

  • Mengangkat kista melalui operasi, bila aspirasi tidak berhasil.
  • Menyuntikkan kortikosteroid, guna mengurangi radang di kista.
  • Menusuk kista dengan jarum dan melakukan penyedotan (aspirasi) cairan dalam kista.

Demikian penjelasan dari penyakit kista mulai dari pengertiannya, gejala, penyebab, pengobatan dll. Semoga bermanfaat.