Benarkah Penderita Kista Ovarium Sulit Hamil?

Kondisi kesehatan, terutama organ reproduksi, seorang wanita dapat sangat berpengaruh terhadap kehamilan yang sedang atau akan dijalaninya. Namun, ada beberapa hal yang dapat memengaruhi kesuburan wanita, sehingga membuatnya sulit hamil. Salah satunya adalah kista ovarium. Benarkah kista ovarium bikin wanita sulit hamil?  

Benarkah Penderita Kista Ovarium Sulit Hamil?
ilustrasi - sulit hamil karena kista ovarium

Kondisi kesehatan, terutama organ reproduksi, seorang wanita dapat sangat berpengaruh terhadap kehamilan yang sedang atau akan dijalaninya. Namun, ada beberapa hal yang dapat memengaruhi kesuburan wanita, sehingga membuatnya sulit hamil. Salah satunya adalah kista ovarium. Benarkah kista ovarium bikin wanita sulit hamil?  

Kista ovarium sebenarnya tidaklah berbahaya, bila segera ditangani. Bahkan pada beberapa kasus, kista ovarium bisa hilang dengan sendirinya tanpa diketahui. Namun, kista  ovarium bisa menjadi berbahaya jika bertambah besar, tidak hilang, dan pecah. Hal ini dapat membuat pengidapnya merasa tidak nyaman dan menyebabkan munculnya beberapa gejala.

Sayangnya, kista ovarium umumnya tidak menunjukkan gejala apapun saat ukurannya masih kecil, sehingga pengidap kerap tidak merasa curiga dan harus memeriksakan diri ke dokter. Akibatnya, saat diperiksa ke dokter dan mengetahui bahwa mempunyai kista, kista sudah dalam keadaan yang besar dan bisa menimbulkan hal buruk.

Benarkah Membuat Sulit Hamil?

Wanita yang mempunyai kista pada umumnya takut tidak bisa hamil. Banyak yang mengatakan bahwa kista dapat membuat lebih sulit untuk hamil atau menyebabkan ketidaksuburan. Hal ini tidak sepenuhnya benar. Beberapa jenis kista tidak dapat memengaruhi kesuburan dan masih bisa hamil.

Namun, memang ada jenis kista tertentu yang membuat sulit hamil. Jadi, apakah kista  membuat sulit hamil atau tidak, ini tergantung dari jenis kista yang dialami.

Beberapa jenis kista yang tidak memengaruhi kesuburan, sehingga tidak membuat wanita sulit hamil adalah:

1. Kista Fungsional

Kista fungsional merupakan jenis kista yang paling umum, seperti kista (kantung kecil berisi cairan) yang tumbuh pada folikel atau pada korpus luteum. Jenis kista ini biasanya berkembang selama siklus menstruasi normal. Ini tidak berbahaya dan tidak memengaruhi kesuburan. Bahkan, adanya kista fungsional dapat menunjukkan bahwa seorang wanita sedang subur. Umumnya, kista fungsional ini dapat hilang dengan sendirinya dan tidak perlu perawatan khusus.

2. Kistadenoma

Kistadenoma adalah jenis kista yang tumbuh pada ovarium (indung telur). Kista ini timbul dari permukaan ovarium. Jenis kista ini dapat berkembang cukup besar dan butuh perawatan khusus untuk menghilangkannya. Namun, umumnya kista denoma tidak memengaruhi kesuburan.

3. Kista Dermoid

Kista ini berbeda dengan jenis kista lainnya. Bedanya apa? kista dermoid  berisi jaringan, seperti kulit dan rambut, bukan berisi cairan. Kista jenis ini juga tidak memengaruhi kesuburan.

Sementara itu, beberapa jenis kista ovarium yang dapat memengaruhi kesuburan adalah:

1. Endometrioma

Endometrioma merupakan kista yang disebabkan oleh endometriosis. Endometriosis merupakan sebuah kondisi ketika jaringan yang melapisi rahim (endometrium) tumbuh di luar rahim. Kista ovarium jenis ini mungkin dapat memengaruhi kesuburan.

2. Kista Ovarium Akibat Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

Sindrom ovarium polikistik merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan banyaknya kista kecil yang timbul pada ovarium. Selain itu, tanda lain dari sindrom ovarium polikistik adalah periode menstruasi tidak teratur dan meningkatnya kadar hormon tertentu. Karena berhubungan dengan menstruasi yang tidak teratur, maka sindrom ovarium polikistik dapat menyebabkan masalah kesuburan pada beberapa wanita, sehingga membuatnya lebih sulit hamil.

Itulah sedikit penjelasan tentang kista ovarium, yang ternyata tidak semua jenisnya membuat wanita sulit hamil.

sumber : www.halodoc.com